”Property

 B Purwanti, S.E. (Financial & Property Consulting)

Meskipun ada banyak pilihan untuk berinvestasi, investasi property adalah salah satu favorit. Terdapat sekurang-kurangnya 9 alasan mengapa kita sebaiknya melakukan investasi property dan bukan jenis investasi lain, berikut penjelasannya.

  1. Kekuatan dari “laverage”. Untuk berinvestasi di property, kita memiliki pilihan untuk tidak menggunakan 100% dari uang kita, tetapi dengan menggunakan uang orang lain (OOL). Salah satu sumber yang paling umum adalah uang pinjaman bank. Tergantung dari Negara kita berada, biasanya kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank mulai dari 70% sampai dengan 95%. Dalam kasus ini, kita hanya perlu mengeluarkan uang muka sebesar 5 % sampai 30 % dari harga property. Ini juga berarti bahwa leverage adalah skitar 3,,3 sampai 20 kali.
  2. Resiko relative rendah. Secara umum, investasi di property tidak seperti berinvestasi di pasar saham di mana dalam satu hari harga bisa turun dan naik cukup signifikan. Hanya dalam situasi tertentu di mana perekonomian benar-benar terpuruk, investasi property mungkin akan terpengaruh sedikit. Ketika dibandingkan dengan jenis investasi lain juga, seperti membuka usaha, menabung di deposito atau berinvestasi di saham, investasi property memiliki resiko lebih rendah dibandingkan dengan mereka. Jika kita melihat resiko dibandingkan dengan potensi pendapatan, property mempunyai resiko yang relative rendah dengan potensi pendapatan yang baik dari sewa dan capital gain (capital appreciation).
  3. Dua sumber pendapatan : sewa dan capital gain. Investasi property menawarkan kombinasi pendapatan sewa dan capital gain. Berinvestasi di property yang benar tidak hanya akan memberi kita arus kas positif tetapi juga potensi capital gain tergantung pada kenaikan harga property.
  4. Kontrol penuh untuk meningkatkan nilai property. Bila Anda memiliki property, Anda memiliki control penuh tentang bagaimana Anda akan meningkatkan nilai properti. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai property, mulai dari hal yang sangat sederhana seperti lukisan kembali property. Cara lain membeli beberapa aksesoris atau kosmetik, dan renovasi. Kegiatan-kegiatan tersebut di atas sangat penting terutama ketika kita ingin menyewa atau menjual property. Beberapa orang melakukan renovasi kecil untuk meningkatkan nilai property sehingga pemilik dapat menjual pada harga yang jauh lebih tinggi.
  5. Investasi aman dan pasti dalam jangka panjang. Harga property biasanya tidak akan berfluktuasi begitu banyak. Secara umum, mungkin diperlukan beberapa waktu untuk harga property berubah seiring waktu. Hal ini berbeda dengan pasar saham misalnya dimana harga dapat berubah secara drastic dalam semalam.
  6. Perlindungan terhadap inflasi. Tidak seperti tabungan atau deposito, dimana bunga yang diberikan biasanya jauh lebih rendah daripada tingkat inflasi, harga property biasanya mengikuti setidaknya tingkat inflasi. Dalam kasus ini, berinvestasi di property masih merupakan pilihan yang lebih baik untuk melindungi diri dari inflasi.
  7. Kendaraan yang baik untuk mencapai kebebasan financial. Mengunakan penghasilan sewa untuk menghasilkan arus kas positif, adalah mungkin untuk mencapai kebebasan financial setelah beberapa tahun bergantung pada tingkat keberhasilan setiap orang dalam investasi property.
  8. Dapat digunakan sebagai agunan. Properti yang anda miliki dapat Anda gunakan sebagai agunan atau jaminan untuk mendapatkan kucuran kredit dari lembaga keuangan, seperti bank. Surat-surat berharga dari property Anda itulah yang menjadi agunan peminjaman uang. Perlu diketahui, pihak bank sangat senang terhadap nasabah yang menjaminkan propertinya daripada nasabah yang menjaminkan saham, emas atau obligasi.
  9. Dapat mengurangi beban pajak. Mendirikan perusahaan dan membeli property dengan menggunakan nama perusahaan dapat menghemat pajak. Sewa property dapat dianggap sebagai pajak pendapatan dan biasanya akan hanya berlaku hanya setelah pengurangan dari semua biaya yang dibebankan. Membeli property atas nama perusahaan akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli atas nama property.
  10. Menjadi kaya lewat property. Investasi property dapat membawa orang untuk menjadi orang yang benar-benar kaya. Kunci untuk memperoleh kekayaan dalam property adalah melalui capital gain. Sebagai contoh, seorang berinvestasi di sebuah apartemen dari harga 500 juta dengan uang muka (DP)  50 juta.  Sewa bulanan dari property cukup untuk membayar angsuran bank per bulan, sehingga secara otomatis, angsuran bank dibiayai oleh sewa bulanan. Setelah 20 tahun, property telah dibayar penuh dan harga telah dihargai misalnya untuk 1 milyar (ini konservatif, karena harga property di Indonesia akan meningkat jauh dari pada harga ini). Dalam hal ini keuntungan bersih dari investasi (1 Milyar – 50 juta) = 950 juta.  Apabila orang ini memiliki 3 apartemen lalu total laba bersih akan hampir 3 Milyar dalam 20 tahun. Orang ini benar-benar telah menjadi milyader dengan investasi property.

 

Tinggalkan Balasan